Ada sebuah tarikan energi saat tadi siang saya membaca buku dan suara seorang Ustadz yang sedang dakwah dari siaran televisi berujar yang berkesimpulan kira-kira : Korupsi dan koruptor di Indonesia ini hanya akan bisa dihilangkan dengan satu cara, cara yang belum pernah dipraktikkan di Indonesia, dan dipercaya ampuh dan menimbulkan efek jera.
Saya tahu bahwa sang Ustadz berkata seperti itu karena sudah kehilangan akal untuk mencari solusi bagaimana tikus-tikus kotor itu diberantas. Perkataan atas dasar cinta. Menusuk untuk menyembuhkan. Membunuh untuk menghidupkan.
Seketika sang Ustadz yang beraksen keAraban dengan sengau-sengaunya itu, saya teringat akan kutipan dari Dalai Lama :
“To suppose that we can achieve peace through violence is altogether misguided”
Dan pikiran ini masih ada di kepala saya… ke arah mana mindset saya harusnya berlabuh. Pada pemikiran sang Ustadz atau Dalai Lama?